Catatan Hukum

Warga Periuk Damai Tangerang Gelar Tahlilan Untuk Mendoakan Korban Kasus Penculikan Yang Menggucang Sepekan Ini

61
×

Warga Periuk Damai Tangerang Gelar Tahlilan Untuk Mendoakan Korban Kasus Penculikan Yang Menggucang Sepekan Ini

Sebarkan artikel ini
Acara Tahlil kasus Alvaro
Warga Periuk damai, gelar Tahlil di depan rumah Almarhum Alex Iskandar, khususnya warga jalan sejahtera 2 Blok A3 Rt 01/08 Keluarahan Periuk Kecamatan Periuk Kota Tangerang

Tangerangjasa.id – Puluhan warga di Perumahan Periuk Damai, Kota Tangerang, memadati depan jalan kediaman keluarga almarhum Alex Iskandar (AI) pada Rabu malam (25/11/2025). Mereka berkumpul untuk menggelar acara tahlilan dan doa bersama bagi korban tragis kasus penculikan yang berujung pada pembunuhan Alvaro Kiano Nugraha (AKN), dan pelaku yang mengakhiri hidupnya bunuh diri (AI)yang baru-baru ini menggegerkan masyarakat setempat.

Acara tahlilan ini diselenggarakan sebagai bentuk belasungkawa mendalam dari warga terhadap keluarga korban. Tujuan utamanya adalah untuk mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan memberikan kekuatan mental bagi keluarga yang ditinggalkan, menyusul peristiwa keji yang merenggut nyawa korban.

Acara ini dihadiri oleh tokoh masyarakat setempat, perwakilan keluarga AI, sanak saudara AI, dan puluhan warga Periuk Damai. Terlihat pula beberapa kerabat jauh dari pihak ayah tiri yang turut hadir, menunjukkan empati meski kasus tersebut melibatkan anggota keluarga inti mereka.

Tahlilan digelar tepat pada malam ketiga setelah jenazah dimakamkan, dimulai setelah waktu salat Isya, sekitar pukul 19.45 WIB. Kegiatan berlangsung khidmat di kediaman ayah tiri korban, yang beralamat di wilayah Perumahan Periuk Damai Jlan Sejahtera 2 Blok A3 No32 Kelurahan Periuk Kecamatan Kota Tangerang.

Acara diawali dengan pembacaan surat Yasin secara berjamaah, dipimpin oleh seorang ustadz setempat. Suasana duka begitu terasa, diwarnai isak tangis dari pihak keluarga dan kerabat dekat. Setelah pembacaan Yasin, dilanjutkan dengan rangkaian bacaan tahlil yang berisi pujian, istighfar, dan diakhiri dengan doa penutup yang menggetarkan hati. Warga duduk bersila rapi, melantunkan kalimat tauhid “Laa ilaha illallah” dengan khusyuk.

Salah satu perwakilan keluarga AI, menyatakan keprihatinannya. “Kami sangat berterimakasih atas empati warga yang hadir, perkenankan kami atas nama keluarga AI memohon maaf atas apa yang terjadi dan ini sama sekali diluar sepengetahuan kami ,” ujarnya dengan nada lirih.

Sementara itu, salah satu sanak saudara dari pihak almarhum [Alex Iskandar], yang enggan disebutkan namanya, menyampaikan rasa malu dan penyesalan yang mendalam atas perbuatan kerabatnya (tersangka). “Kami turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga besar korban. Kami menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwajib,” ungkapnya singkat, menahan kesedihan.

Acara ditutup dengan ramah tamah singkat, di mana warga dan pelayat saling menguatkan dan memberikan dukungan moril kepada keluarga inti korban yang sedang berduka. AI diketahui melalui pihak keluarga di makamkan dipemakaman Kedaung wtan Kota Tangerang.

“Tadinya Polisi mau dimakamkan di pemakaman Selapajang cuma penuh,” ujar RN dari pihak keluarga AI

Catatan kecil, Tangerangjasa.id, bahwa rumah kediaman AI dalam kronologi hilangnya AKN selama 8 bulan, tercatat antara tanggal 6 hingga 9 Maret 2025 jasadnya berada di belakang mobil jenis suv warna silver (Rush) dan pada tanggal yang sama yakni 9 Maret 2025 jasadnya dibuang dibawah jembatan kali Cilalay Tenjo kabupaten Bogor Jawabarat, seperti juga yang terungkap oleh pihak kepolisian saat konferensi pers  di Polres Metro Jakarta Selatan yang diadakan pada Senin lalu, 24 November 2025.( SDA/Rahman)

 

 

thttps://tangerangjasa.id/wp-content/uploads/2025/11/TJ-S.jpeg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *