Rakyat Bicara

Akses Jalan Gg. H. Duloh Kembali Terbuka, Warga Kedaung Wetan Menang!

7
×

Akses Jalan Gg. H. Duloh Kembali Terbuka, Warga Kedaung Wetan Menang!

Sebarkan artikel ini
Warga Kedaung Wetan
Perjuangan warga kedaung wetan atas akses jalan yang tertutup oleh PT GNI
KOTA TANGERANG,TJ – Perjuangan warga Kedaung Wetan yang tergabung dalam Forum Suara Rakyat Kota Tangerang (FSRKT) berbuah manis. Setelah dua hari berturut-turut menggelar aksi unjuk rasa, akses jalan Gang H. Duloh yang sebelumnya ditutup sepihak oleh pengembang PT Grand Nirwana Indah (GNI) akhirnya dibuka kembali.
Aksi yang berlangsung dramatis ini mencapai puncaknya di Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang pada Rabu (3/12/2025), setelah sehari sebelumnya warga mendatangi kantor PT GNI.
 
Persoalan ini bermula ketika PT GNI menutup total akses Gg. H. Duloh. Penutupan ini sontak memutus urat nadi mobilisasi warga setempat, membuat aktivitas sehari-hari lumpuh dan menimbulkan keresahan mendalam. Warga merasa hak dasarnya untuk melintas dirampas. Tak tinggal diam, warga bersama FSRKT merespons dengan mendirikan “Tenda Keadilan” di lokasi dan melancarkan protes massa. Aksi ini dikoordinasikan langsung oleh Saepul Basri, atau yang akrab disapa Bung Marcel, Koordinator FSRKT.
Di hadapan gedung Puspem, Bung Marcel menyuarakan tuntutan tegas. Ia mengingatkan pemerintah daerah akan tanggung jawabnya sebagai regulator. “Penutupan ini adalah preseden buruk dalam penegakan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Pemerintah Kota tidak boleh abai terhadap kapitalisasi ruang publik oleh entitas swasta,” tegas Bung Marcel, disambut pekik setuju massa aksi.Tekanan dari massa aksi berhasil memantik respons dari pihak terkait. Negosiasi tripartit pun digelar, melibatkan perwakilan FSRKT, aparatur Pemkot, dan manajemen PT GNI.
Hasilnya melegakan, PT GNI diwajibkan membuka kembali akses jalan tersebut untuk kepentingan publik. Komitmen ini disambut suka cita oleh warga Kedaung Wetan, menandai kemenangan kolektif masyarakat dalam mempertahankan hak komunal mereka atas aksesibilitas dan ruang hidup yang adil. Peristiwa ini menjadi bukti nyata bahwa suara rakyat yang bersatu dan terorganisir mampu membawa perubahan nyata di Kota Tangerang.(Galih Ramadhan)
thttps://tangerangjasa.id/wp-content/uploads/2025/11/TJ-S.jpeg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *