Teknologi

Aplikasi Si Pantau Raih Penghargaan Berbasis informasi Geospasial untuk Layanan Publik Pencegahan dini mitigasi

22
×

Aplikasi Si Pantau Raih Penghargaan Berbasis informasi Geospasial untuk Layanan Publik Pencegahan dini mitigasi

Sebarkan artikel ini
Penghargaan
SiPantau, Aplikasi PUPR yang harumkan Kota Tangerang

Pemerintah Kota Tangerang meraih penghargaan Bhumandala Rajata (Medali Perak) dalam ajang Bhumandala Award 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Informasi Geospasial (BIG). Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi atas inovasi aplikasi Sistem Pemantauan Tinggi Air Sungai (Si Pantau) yang dinilai unggul dalam pemanfaatan informasi geospasial untuk layanan publik dan kesejahteraan masyarakat, khususnya mitigasi bencana banjir. Apresiasi ini menunjukan, Inovasi Pemerintah Kota Tangerang dalam pengelolaan informasi geospasial untuk mendukung pembangunan daerah dan perlindungan warganya dari risiko bencana selangkah lebih maju.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Sekretaris Utama Badan Informasi Geospasial (BIG), Belinda Arunarwati Margono, kepada Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, pada seremoni yang berlangsung di Auditorium Perpustakaan Nasional, Jakarta,pada  Selasa (18/11/2025).

Usai menerima penghargaan, Walikota Tangerang, Sachrudin menyampaikan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, hari ini Pemerintah Kota Tangerang menerima penghargaan Bhumandala Award dari Badan Informasi Geospasial (BIG) untuk kategori Pemanfaatan Informasi Geospasial,  Semoga ini menjadi penyemangat menjadi motivasi bagi kami semua dalam kemanfaatan informasi geospasial untuk peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat  ” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, menjelaskan bahwa SIPANTAU merupakan aplikasi yang memungkinkan masyarakat memantau ketinggian air sungai dan tingkat kewaspadaan secara langsung.

Ia menuturkan masyarakat juga dapat menggunakan aplikasi tersebut untuk melaporkan kejadian banjir atau genangan di sekitar tempat tinggal mereka. “Ya, SIPANTAU atau Sistem Pemantauan Tinggi Air Sungai ini, merupakan salah satu upaya mitigasi kita dalam melakukan peringatan dini bencana, khususnya bencana banjir. SIPANTAU ini sebuah aplikasi yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana banjir,” paparnya.

Taufik menambahkan bahwa aplikasi ini membantu masyarakat mengetahui kondisi muka air sungai secara dini, termasuk indikasi potensi terjadinya banjir.

“Jadi, secara dini nanti, masyarakat bisa mengetahui kondisi muka air di sungai yang mengindikasikan adanya potensi kejadian banjir di lokasi masyarakat begitu,” imbuhnya.

Selain itu, kata Taufik, SIPANTAU dilengkapi fitur prakiraan cuaca hingga tiga hari ke depan. “Ini berbasis spasial, ya, jadi sesuai dengan tema bahwa kita memanfaatkan informasi geospasial, yaitu berbasis wilayah. Jadi, kita bisa mengetahui sejauh mana potensi-potensi banjir ini berdasarkan lokasi masyarakat atau berbasis spasial,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa aplikasi tersebut juga menyediakan peringatan dini berupa alarm. “Yang ke-2 adalah kita dapat memberikan warning atau peringatan dini kepada masyarakat berupa alarm. Jadi, alarm ini bisa langsung menginformasikan melalui handphonenya masyarakat ya, dengan mengunduh aplikasi melalui appstore,” pungkasnya.( Harun)

thttps://tangerangjasa.id/wp-content/uploads/2025/11/TJ-S.jpeg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *