JAKARTA, TANGERANGJASA-Gelanggang wushu di Thailand menjadi saksi bisu berakhirnya sebuah era emas. Edgar Xavier Marvelo, ikon wushu Indonesia, resmi menutup perjalanannya di panggung SEA Games dengan catatan paling prestisius Medali Emas.
Turun di nomor gabungan Chang Quan, Dao Shu, dan Gunshu pada Minggu (14/12/2025), atlet berusia 26 tahun ini tampil nyaris sempurna. Gerakannya yang eksplosif namun tetap estetis berhasil memukau juri dan mengamankan podium tertinggi di penampilan terakhirnya (The Last Dance).
Kemenangan ini bukan sekadar tambahan koleksi, melainkan pengukuhan dominasi Edgar di Asia Tenggara. Berikut poin penting di balik emas terakhirnya:
- Koleksi Emas Keempat: Ini merupakan medali emas keempat Edgar sepanjang partisipasinya di SEA Games, membuktikan konsistensi level dunia yang ia miliki sejak debutnya.
- Kado untuk Sang Buah Hati: Edgar mengungkapkan bahwa medali ini memiliki makna personal yang sangat dalam. Selain untuk Indonesia dan tim pelatih, ia mempersembahkan emas ini secara khusus untuk calon anaknya.
- Prioritas Keluarga: Keputusan pensiun dari SEA Games diambil karena kesadaran bahwa waktu bersama keluarga adalah segalanya. “Apa artinya semua medali kalau saya tidak bisa hadir untuk keluarga saya,” ucapnya penuh haru.
Edgar Xavier Marvelo bukan nama baru di jajaran elit Wushu dunia. Berikut adalah prestasi pendukung yang memperkuat statusnya sebagai legenda:
- Juara Dunia: Edgar merupakan peraih medali emas di Kejuaraan Dunia Wushu (World Wushu Championships) tahun 2019.
- Asian Games: Ia juga penyumbang medali perak bagi Indonesia di ajang Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.
- Mentalitas Baja: Edgar dikenal sebagai atlet dengan mentalitas luar biasa, pernah tetap bertanding dan meraih emas di SEA Games 2019 Filipina hanya beberapa jam setelah mendengar kabar ayahnya meninggal dunia.
Kepergian Edgar dari panggung SEA Games memicu gelombang emosional di media sosial. Para penggemar memberikan penghormatan terakhir bagi sang atlet
“Menonton Edgar itu seperti melihat seni yang bernyawa. Terima kasih sudah mengharumkan Indonesia selama ini. Happy retirement, Champ!” — @WushuLovers_ID
“Emas terakhir untuk calon anak, benar-benar penutup yang sangat indah. Edgar adalah definisi sesungguhnya dari dedikasi dan cinta untuk negara.” — @IndoSportUpdate
Meskipun Edgar mundur dari SEA Games, warisannya tetap hidup. Langkahnya kini diharapkan menjadi inspirasi bagi atlet muda seperti Nicholas (peraih perunggu di ajang yang sama) untuk meneruskan tongkat estafet prestasi wushu Indonesia di kancah internasional.
Selamat beristirahat dari panggung Asia Tenggara, Edgar! Terima kasih atas setiap keringat dan emas yang telah kau persembahkan untuk Merah Putih.(Samuel)













