Lupakan sejenak citra Tangerang sebagai kota industri semata. Di balik kesibukan pabrik dan perkantoran, tersembunyi sebuah ‘harta karun’ gastronomi yang siap mengguncang lidah Anda. Dari jajanan legendaris yang bertahan puluhan tahun hingga makanan viral kekinian yang merajai media sosial, wilayah ini adalah surga bagi para pecinta makanan.
Jika Anda mengaku seorang food hunter, artikel ini adalah peta harta karun Anda. Mari kita bedah mengapa kuliner di Tangerang memiliki magnet yang luar biasa dan selalu dipadati peminat.
Pusat Kuliner Legendaris dan Viral: Episentrum Rasa di Pasar Lama
Tempat yang wajib Anda kunjungi pertama kali adalah Kuliner Pasar Lama Tangerang. Kawasan ini adalah bukti hidup bahwa perpaduan tradisi dan tren bisa berjalan harmonis. Pasar Lama tidak pernah tidur—hidup 24 jam penuh—menawarkan spektrum rasa yang luar biasa, dari gerobak kaki lima sederhana hingga kafe modern.
- Laksa Tangerang: Sang Primadona Lokal: Ini bukan laksa biasa. Laksa khas Tangerang menawarkan kuah santan kental yang gurih, dipadukan dengan mi putih yang unik, serta topping daging ayam atau telur. Sensasi menyantap laksa legendaris di pinggir sungai atau dekat Vihara menjadi pengalaman otentik yang tak bisa Anda dapatkan di tempat lain. Rasanya yang khas dan kaya rempah membuatnya selalu diburu.
- Sate Ayam H. Ishak/Sate Daikoci: Dagingnya yang empuk, bumbu kacang yang kaya, dan aroma bakaran yang menggoda membuat sate di sini selalu punya antrean panjang. Jangan kaget jika Anda harus sedikit bersabar demi seporsi kelezatan ini.
- Jajanan Viral Kekinian: Inilah daya tarik kaum milenial. Pasar Lama adalah tempat lahirnya tren kuliner dadakan, mulai dari crepes jumbo yang renyah, takoyaki dengan topping melimpah, hingga mochi buah segar yang Instagramable.
Masakan Sunda & Khas Indonesia: Kenikmatan Hakiki di Meja Prasmanan
Bagi pencinta masakan rumahan dengan rasa otentik dan harga ramah kantong, Tangerang jagonya.
- Rumah Makan Nyi Bara: Tempat ini adalah definisi surganya pecinta masakan Sunda. Dengan sistem prasmanan, Anda bebas mengambil nasi dan beragam lauk pauk sesuka hati, seperti pepes tahu, kerang, dan aneka sambal pedas. Harganya? Seringkali di bawah Rp25.000 per porsi! Dijamin puas dan ketagihan.
- Soto Betawi: Kuah santan kental yang dipadukan dengan potongan daging sapi pilihan menjadikan soto Betawi di Tangerang sebagai pilihan makan siang favorit banyak pekerja dan warga lokal.
Kuliner Unik & Oleh-Oleh Khas yang Wajib Dibawa Pulang
Petualangan kuliner belum lengkap tanpa mencoba keunikan lokal dan oleh-oleh khas.
- Nasi Sumsum: Inovasi lokal yang brilian. Nasi yang dicampur dengan sumsum sapi, dibungkus daun pisang, dan dibakar hingga aromanya keluar sempurna. Ini adalah pengalaman rasa yang kaya dan jarang ditemukan di kota lain.
- Sate Bandeng: Ikan bandeng yang diolah sedemikian rupa hingga durinya hilang dan menjadi sate yang gurih. Ini adalah oleh-oleh khas Banten yang sangat populer di wilayah Tangerang.
- Dodol Ny. Lauw: Legenda oleh-oleh yang tak lekang oleh waktu. Dodol ini tersedia dalam berbagai rasa premium (durian, mede, wijen) dan menjadi penutup manis dari perjalanan kuliner Anda.
Tangerang bukan hanya tempat singgah, tapi destinasi kuliner yang menjanjikan kepuasan maksimal bagi lidah Anda. Siapkan perut Anda, dan mulailah petualangan rasa di kota yang penuh kejutan ini!













