TANGERANGJASA.ID-Eksistensi selama setengah abad merupakan bukti ketangguhan sebuah institusi pendidikan dalam merespons perubahan zaman. Memperingati HUT ke-50 Yayasan Yadika, SMK Yadika 4 mentransformasikan halaman sekolah menjadi panggung Ekspresi Budaya melalui gelaran Pentas Seni (Pensi) besar-besaran, Minggu (15/2/26).
Kepala Sekolah SMK Yadika 4 menekankan bahwa perayaan “Ulang Tahun Emas” ini dirancang sebagai bentuk apresiasi terhadap daya lenting para siswa dan tenaga pendidik. Melalui tema unik “Semangat Juang yang Liar”, sekolah ingin menanamkan filosofi bahwa pendidikan bukan sekadar rutinitas di dalam kelas, melainkan sebuah petualangan tanpa batas untuk menemukan potensi diri yang paling otentik.
Penanggung jawab acara, Merdi Siallagan, menjelaskan bahwa Pensi ini adalah kulminasi dari rangkaian kompetisi LKS hingga Yadika Expo yang telah digelar sebelumnya. Kehadiran Utopia Band sebagai bintang tamu nasional tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga katalisator bagi para siswa untuk berani bermimpi besar dan menunjukkan identitas non-akademik mereka di hadapan publik. SMK Yadika 4 kini menegaskan posisinya bukan hanya sebagai pencetak tenaga kerja terampil,
tetapi juga wadah persemaian karakter yang merdeka.Perayaan 50 tahun Yadika menjadi pengingat bagi dunia pendidikan di Indonesia bahwa kesehatan mental dan ruang ekspresi siswa adalah variabel penting dalam keberhasilan sebuah sekolah. Di saat sekolah-sekolah lain berfokus pada standarisasi nilai, SMK Yadika 4 berani mengusung narasi “Liar” dalam artian positif: berani mendobrak batas, bereksplorasi, dan menjadi unggul dengan cara yang humanis. Inisiatif ini menjadi standar baru bagi sekolah menengah kejuruan tentang bagaimana merawat loyalitas komunitas sekolah melalui tradisi yang meriah namun tetap sarat akan nilai-nilai perjuangan.(WAHYU)





