Sosial & Komunitas

Ratusan Bikers Tangerang Deklarasikan Diri Jadi Pelopor Kamtibmas

102
×

Ratusan Bikers Tangerang Deklarasikan Diri Jadi Pelopor Kamtibmas

Sebarkan artikel ini
Iring-iringan ratusan pengendara motor dari berbagai komunitas mengibarkan bendera Merah Putih di jalanan Kota Tangerang.
Plh Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Eko Bagus Riyadi bersama Wali Kota Sachrudin saat melepas konvoi ratusan bikers dalam rangka perayaan HUT ke-81 RI. (Foto: Dok. Istimewa)
Tangerangjasa News— Stereotip negatif yang kerap melekat pada komunitas kendaraan roda dua perlahan mulai dikikis melalui aksi kolektif yang simpatik. Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Tangerang diwarnai oleh aksi konvoi ratusan bikers dari lintas komunitas yang berkomitmen mentransformasikan diri menjadi garda depan ketertiban sosial.
Rombongan besar ini dilepas secara resmi oleh Pelaksana Harian (Plh) Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Eko Bagus Riyadi, bersama Wali Kota Tangerang, Sachrudin, pada Senin (17/8/2026). Sebelum mesin kendaraan menderu memadati aspal, para pengendara terlebih dahulu menggelar apel bersama guna membacakan deklarasi sebagai Pelopor Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) serta Keselamatan Berlalu Lintas.
Rute pergerakan konvoi ini dirancang melintasi sejumlah jalur protokol strategis. Dimulai dari markas Polres Metro Tangerang Kota, rombongan bergerak tertib menyusuri Jalan Perintis Kemerdekaan, kawasan Benteng Jaya, Jalan Daan Mogot, Satria Sudirman, dan berakhir di Jalan TMP Taruna.
Iring-iringan ratusan pengendara motor dari berbagai komunitas mengibarkan bendera Merah Putih di jalanan Kota Tangerang.
Titik pemberhentian di Taman Makam Pahlawan (TMP) Taruna menjadi esensi sakral dari seluruh rangkaian acara. Di lokasi tersebut, para bikers melepas helm mereka untuk melakukan prosesi tabur bunga, sebuah simbol penghormatan dan refleksi batin atas pengorbanan para pahlawan yang gugur demi kedaulatan bangsa.
Pesan Kesantunan di Jalan Raya dan Apresiasi Pemerintah
Dalam arahannya, Kombes Eko Bagus Riyadi menekankan pentingnya komunitas motor untuk mengubah paradigma publik melalui tindakan nyata yang beradab. Kedewasaan sebuah komunitas tidak lagi diukur dari ego kelompok, melainkan dari kontribusinya terhadap kepatuhan hukum.
“Komunitas Scooterist Tangerang Kota harus dikenal bukan karena keberanian di jalan, tetapi karena kekompakan, kesantunan, kepedulian, ketaatan terhadap hukum, serta kebermanfaatannya bagi masyarakat. Meskipun kita berbeda komunitas, latar belakang maupun pilihan, kita tetap satu kesatuan sebagai bangsa Indonesia,” tegas Eko.
Apresiasi senada juga datang dari Wali Kota Tangerang, Sachrudin. Ia menilai inisiatif penggabungan berbagai klub motor ini sebagai contoh nyata bagaimana energi kepemudaan dapat dikanalisasi ke dalam aktivitas positif yang menyatukan.
“Kami mengapresiasi kegiatan Scooterist Tangerang Kota. Komunitas yang sebelumnya melaksanakan kegiatan masing-masing kini bisa dipersatukan dalam semangat kebersamaan dan persaudaraan,” ujar Sachrudin.
Sejumlah klub motor papan atas terpantau melebur dalam barisan ini. Mulai dari Scooterist Tangerang Kota (STAKOTA), Bikers Brotherhood, Satu Darah, V-Twins of Society, hingga Royal Riders dan Royal Enfield. Dengan atribut berkendara (safety gear) yang lengkap dan kibaran bendera Merah Putih di sepanjang jalan, aksi ini berhasil mengirimkan pesan kuat bahwa tertib berlalulintas adalah bagian dari gaya hidup modern.
thttps://tangerangjasa.id/wp-content/uploads/2025/11/TJ-S.jpeg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *