Peristiwa

11 Armada Damkar Jinakkan Kobaran Api di Gudang DC Jaya

30
×

11 Armada Damkar Jinakkan Kobaran Api di Gudang DC Jaya

Sebarkan artikel ini
Petugas BPBD Kota Tangerang menyemprotkan air ke arah bangunan Gudang DC Jaya yang terbakar di Tanah Tinggi tahun 2026.
Personel pemadam kebakaran Kota Tangerang berupaya melakukan pendinginan pada sisa-sisa material bangunan gudang kosong di Jalan Melati, Tanah Tinggi, Kamis (24/9/2026).
Tangerangjasanews— Insiden kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang pada Kamis, 24 September 2026 sore. Objek yang menjadi sasaran amukan si jago merah diketahui merupakan sebuah bangunan tak terpakai, yakni Gudang DC Jaya. Kendati api sempat berkobar besar dan mengancam pemukiman sekitar, gerak cepat petugas berhasil melokalisasi perambatan darurat tersebut.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Andia Suherlandia Rahman, mengonfirmasi bahwa posko damkar menerima laporan awal dari warga pada pukul 15.40 WIB. Titik api terpantau berada di Jalan Melati Nomor 59, RT 003, RW 002, Kelurahan Tanah Tinggi. Merespons laporan krusial tersebut, BPBD langsung memobilisasi kekuatan penuh dengan menerjunkan sedikitnya 11 unit mobil pemadam dan 50 personel ke tempat kejadian perkara (TKP).
Operasi pemadaman taktis mulai digulirkan secara intensif pada pukul 15.50 WIB. Berdasarkan rekaman visual yang beredar di masyarakat, kepulan asap hitam pekat sempat membubung tinggi disertai kobaran api yang meluas cepat. Kondisi di lapangan sempat mencekam lantaran posisi gudang berhimpitan langsung dengan area perumahan warga. Petugas pemadam bersama elemen masyarakat sipil bahu-membahu menyemprotkan air guna memutus jalur rambatan api.
Andia memaparkan bahwa tim di lapangan sempat menghadapi hambatan teknis saat tiba di lokasi. Selain volume api yang telanjur membesar akibat material kering di dalam bangunan, akses masuk utama menuju area internal gudang terkendala karena gerbang pagar luar dalam kondisi gembok terkunci rapat. Petugas terpaksa melakukan pembongkaran paksa demi dapat mengendalikan titik api utama secara efektif.
“Petugas mendapati kondisi api sudah cukup besar saat tiba di lokasi. Selain itu, akses menuju bangunan sempat terkendala karena pagar dalam kondisi terkunci. Petugas kemudian segera melakukan upaya pemadaman untuk mengendalikan kobaran api,” jelas Andia melalui portal resmi Pemerintah Kota Tangerang.
Setelah berjuang keras selama hampir dua jam melawan fluktuasi arah angin, intervensi pemadam kebakaran akhirnya membuahkan hasil. Api secara resmi dinyatakan padam total dan masuk dalam fase pendinginan pada pukul 17.49 WIB. BPBD memastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa mencekam ini. Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti munculnya percikan api pertama masih belum diketahui dan kini berada di bawah penanganan serta penyelidikan intensif pihak kepolisian.

 

thttps://tangerangjasa.id/wp-content/uploads/2025/11/TJ-S.jpeg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *