Ekonomi

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Pemkot Tangerang Matangkan Rencana Kawasan Aerotropolis 2027

15
×

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Pemkot Tangerang Matangkan Rencana Kawasan Aerotropolis 2027

Sebarkan artikel ini
Peta perencanaan kawasan Aerotropolis Kota Tangerang yang dipaparkan dalam forum Musrenbang RKPD 2027.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang, Yeti Rohaeti: Pemkot Tangerang bersama Kementerian Perhubungan bersinergi mematangkan konsep Aerotropolis untuk memperkuat konektivitas moda transportasi dan ekonomi.

Rencana besar menjadikan Kota Tangerang sebagai pusat ekonomi berbasis bandara atau Aerotropolis semakin mendekati kenyataan. Melalui integrasi antara infrastruktur transportasi udara dengan pusat bisnis strategis, proyek ini diproyeksikan menjadi penggerak utama (engine of growth) yang akan mengubah lanskap ekonomi dan daya saing kota di masa depan.

TangerangjasaNews – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menetapkan pengembangan kawasan Aerotropolis sebagai agenda pembangunan strategis dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Proyek ambisius ini dirancang untuk memaksimalkan potensi Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebagai jangkar ekonomi guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang, Yeti Rohaeti, menjelaskan bahwa Aerotropolis bukan sekadar pembangunan di sekitar bandara, melainkan sebuah mesin ekonomi baru. Targetnya, pada tahun 2027, kawasan ini mampu mendongkrak Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) ke rentang 5,5 hingga 6 persen, sekaligus menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menjadi 5,61 persen.

“Pengembangan kawasan Aerotropolis diharapkan berdampak besar dalam mengundang investasi dan membuka lapangan kerja luas. Kami ingin memastikan rencana ini matang secara bertahap agar bisa segera terealisasi menjadi pusat pertumbuhan baru di Kota Tangerang,” ujar Yeti Rohaeti, Selasa (07/04/2026).

Rencana ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Perhubungan melalui Direktur Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda, M. Risal Wasal. Ia menekankan bahwa Aerotropolis Tangerang akan menghubungkan berbagai titik Central Business District (CBD), mulai dari kawasan Benda, Neglasari, hingga koridor Metropolitan Alam Sutera.

Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan seluruh lapisan masyarakat ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem bisnis yang terintegrasi, menjadikan Kota Tangerang sebagai kota dengan daya tarik ekonomi signifikan di kancah nasional maupun internasional.

Target Indikator Makro Ekonomi 2027

Indikator Ekonomi Target Capaian (2027) Tujuan Strategis
Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) 5,5% – 6,0% Akselerasi pendapatan daerah dan investasi.
Tingkat Pengangguran (TPT) Turun ke 5,61% Penciptaan lapangan kerja di sektor jasa dan logistik.
Integrasi CBD Benda, Neglasari, Batuceper Optimalisasi zona ekonomi khusus sekitar bandara.
Konektivitas Metropolitan Alam Sutera & Tang City Penguatan pusat bisnis primer dan sekunder.

thttps://tangerangjasa.id/wp-content/uploads/2025/11/TJ-S.jpeg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *