TANGERANGJASA NEWS– Kota Tangerang Selatan kembali mengukuhkan posisinya sebagai episentrum inovasi dan perdagangan internasional. Bertempat di Kawasan Taman Tekno Setu, Selasa (3/3/2026), Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, secara resmi melepas pengiriman ekspor perdana bumbu masak cita rasa Nusantara produksi PT Niaga Citra Mandiri menuju pasar Arab Saudi.
Langkah strategis ini bukan sekadar aktivitas perniagaan biasa, melainkan sebuah tonggak sejarah bagi industri pengolahan lokal yang berhasil menembus standar kualifikasi global di jantung ekonomi Timur Tengah.
Produk bumbu pasta yang lahir dari rahim industri di Tangerang Selatan ini dinilai memiliki daya saing komparatif yang tinggi. Pemilihan Arab Saudi sebagai destinasi ekspor perdana dipandang sangat taktis, mengingat negara tersebut merupakan pasar potensial bagi produk pangan halal berkualitas tinggi.
“Hadirnya produk dari Taman Tekno yang mampu merambah pasar internasional adalah bukti nyata bahwa pelaku usaha kita memiliki mentalitas global. Ini sejalan dengan visi kami untuk memperkuat sektor industri pengolahan dan UMKM sebagai motor penggerak ekonomi daerah,” ujar Pilar Saga Ichsan dengan penuh optimisme.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus berkomitmen membangun ekosistem usaha yang kondusif melalui kemudahan perizinan dan penguatan kolaborasi antara regulator dan dunia usaha. Ekspor ini diharapkan memberikan multiplier effect bagi masyarakat, mulai dari pembukaan lapangan kerja baru hingga peningkatan kesejahteraan melalui rantai pasok industri makanan.
“Pertumbuhan ekonomi yang tangguh lahir dari inovasi yang berorientasi ekspor. Kami ingin lebih banyak pelaku usaha di Tangsel yang mengikuti jejak ini, membawa nama Indonesia ke panggung dunia melalui produk-produk unggulan,” tambah Pilar.
Kabar ekspor perdana ini memicu gelombang respon positif dari masyarakat Tangerang Selatan, khususnya para pelaku UMKM. Keberhasilan PT Niaga Citra Mandiri dipandang sebagai inspirasi bahwa produk lokal mampu bersaing di kancah internasional tanpa kehilangan jati diri rasa Indonesia.
“Melihat bumbu racikan dari kota sendiri bisa sampai ke Arab Saudi membuat kami, pelaku usaha kecil, jadi lebih semangat. Ini membuktikan bahwa dukungan pemerintah dalam akses pasar luar negeri benar-benar konkret,” ungkap salah satu penggiat UMKM di wilayah Setu. Sentimen positif ini memperkuat citra Tangerang Selatan sebagai kota yang cerdas, modern, dan religius, namun tetap kompetitif secara global.
Ekspor bumbu masak ini adalah pesan kuat bahwa dari Tangerang Selatan, cita rasa Indonesia siap menjangkau piring-piring di seluruh dunia. Sebuah langkah kecil di Taman Tekno, namun menjadi lompatan besar bagi kedaulatan ekonomi dan diplomasi gastronomi Indonesia di panggung internasional.(Chika Harun)












