Tangerangjasa News – Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dalam memanusiakan warganya melalui akses pendidikan yang inklusif membuahkan hasil nyata. Memasuki awal tahun 2026, data menunjukkan bahwa Program Gampang Sekolah sepanjang tahun 2025 telah menjadi motor utama peningkatan kualitas hidup masyarakat. Keberhasilan ini tercermin dari lonjakan signifikan pada indikator makro pembangunan manusia yang menempatkan Kota Tangerang sebagai salah satu daerah dengan kualitas SDM unggul di Indonesia.
Transformasi pendidikan ini tidak hanya menyentuh aspek fisik bangunan, tetapi juga meruntuhkan hambatan biaya yang selama ini menjadi momok bagi masyarakat kurang mampu.
Berdasarkan data yang dirilis pada Senin (19/1/2026), Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tangerang melonjak tajam dari 81,53 poin di tahun 2024 menjadi 82,41 poin pada akhir 2025. Angka ini sejalan dengan meningkatnya Harapan Lama Sekolah (HLS) yang kini mencapai 13,96 tahun.
Asisten Daerah (Asda) I Bidang Pemerintahan Kota Tangerang, Mulyani, menjelaskan bahwa capaian ini adalah bukti bahwa perluasan akses pendidikan berbanding lurus dengan peningkatan kualitas SDM.
“Capaian IPM 82,41 poin ini menegaskan bahwa akses pendidikan di tahun 2026 yang semakin luas berbanding lurus dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Melalui Program Gampang Sekolah, kita menghadirkan pendidikan yang terjangkau dan inklusif sebagai investasi jangka panjang mencetak generasi berdaya saing,” papar Mulyani dalam evaluasi kinerja pendidikan di Kota Tangerang, Senin (19/1/2026).
Pemkot Tangerang melakukan langkah radikal dengan memfasilitasi sekolah swasta gratis di 65 SD/MI dan 74 SMP/MTs guna memastikan tidak ada anak yang putus sekolah. Selain itu, perhatian terhadap kaum disabilitas diwujudkan melalui sekolah inklusi di 70 satuan pendidikan yang didukung oleh dana BOSDA khusus inklusi bagi 1.298 peserta didik.
Beberapa rincian bantuan sosial pendidikan yang telah disalurkan meliputi:
- Bantuan Perguruan Tinggi: Rp6 juta bagi 576 mahasiswa kurang mampu.
- Tangerang Cerdas: Menjangkau 10.446 murid SD dan 5.000 murid SMP.
- Beasiswa Prestasi: Diberikan khusus kepada 18 atlet muda berprestasi.
- Fasilitas Penunjang: Angkutan umum gratis bagi siswa sekolah dan insentif bagi tenaga pengajar.
Secara intelektual-humanis, pendidikan yang baik memerlukan ekosistem yang mendukung. Pemkot Tangerang telah menuntaskan penyempurnaan pembangunan SMPN Pinang serta Perpustakaan Daerah Kota Tangerang yang dirancang sebagai pusat literasi modern.
“Pendidikan adalah fondasi peradaban. Dengan meubelair yang layak dan perpustakaan yang memadai, kita sedang membangun budaya baca dan belajar yang berkelanjutan bagi warga Kota Tangerang,” tambah Mulyani.
Melalui sinergi antara bantuan biaya, infrastruktur digital, dan transportasi gratis, Kota Tangerang di tahun 2026 ini kian mengukuhkan diri sebagai kota yang tidak hanya modern secara fisik, tetapi juga cerdas secara intelektual dan mandiri secara ekonomi.(Hasyim)













