TangerangjasaNews– Selaras dengan arah kebijakan nasional yang menitikberatkan pada penguatan fondasi sumber daya manusia dan infrastruktur dasar, Pemerintah Kabupaten Tangerang resmi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Bertempat di Pendopo Bupati Tangerang, Selasa (14/04), forum ini menjadi manifestasi komitmen pemerintah daerah dalam mentransformasikan aspirasi masyarakat menjadi solusi konkret yang terukur.
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, dalam amanatnya menegaskan bahwa efisiensi anggaran bukan sekadar angka, melainkan bentuk empati terhadap kebutuhan riil warga. Dengan memangkas kegiatan seremonial, Pemkab Tangerang mengalihkan fokus pada empat pilar krusial: perbaikan jalan, optimalisasi Penerangan Jalan Umum (PJU), tata kelola sampah, dan penuntasan masalah banjir yang ditargetkan rampung pada tahun anggaran 2027.
Langkah strategis ini sejalan dengan visi pemerataan akses berkualitas. Bupati Maesyal menekankan bahwa pembangunan tahun 2027 yang mengusung tema “Optimalisasi Sektor Industri, Perdagangan, dan Ketahanan Pangan Berbasis Berkelanjutan” tetap menempatkan kualitas pendidikan dan kesehatan sebagai prioritas utama dalam pelaksanaan tahun ketiga RPJMD 2025–2029.
Kepala Bappeda Kabupaten Tangerang, Erwin Mawandy, menjelaskan bahwa forum ini merupakan instrumen vital untuk menyelaraskan perencanaan teknokratis dengan kebutuhan lapangan. Melalui integrasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), setiap usulan dari tingkat desa hingga kecamatan dipastikan tepat sasaran dan memiliki daya ungkit ekonomi yang signifikan bagi masyarakat.
Di tengah dinamika kebijakan nasional, Kabupaten Tangerang berupaya menjadi lokomotif pembangunan daerah yang responsif dan akuntabel. Musrenbang ini bukan sekadar rutinitas administrasi, melainkan ruang dialektika untuk memastikan setiap rupiah anggaran memberikan dampak langsung bagi peningkatan harkat hidup warga Tangerang.












