Uncategorized

di Kemayoran Berakhir Damai Meski Alami Kerugian Besar

13
×

di Kemayoran Berakhir Damai Meski Alami Kerugian Besar

Sebarkan artikel ini
Penyelesaian damai kasus perselisihan antara oknum aparat dan warga sipil di Jakarta Pusat.

TANGERANGJASA.ID- – Perselisihan yang sempat memanas antara pemilik Warung Madura dan oknum yang mengaku sebagai anggota TNI di Jakarta Pusat akhirnya menemui titik temu melalui jalur perdamaian. Meskipun pihak pemilik warung mengalami kerugian material yang signifikan, kedua belah pihak sepakat untuk menempuh penyelesaian kekeluargaan sebagaimana tertuang dalam surat pernyataan bersama.

Insiden ini bermula pada Ahad (3/5) sore di Jalan Raya Kodam, Kelurahan Sumur Batu, Kemayoran, tepat di kawasan dekat kompleks perumahan Angkatan Darat. Cekcok dipicu oleh ketidaksepahaman terkait potongan administrasi pembayaran melalui QRIS antara seorang pria berhelm putih dan pemilik warung. Situasi yang semula hanya adu mulut berubah menjadi tindakan kekerasan ketika pria tersebut mencoba menyerang pemilik warung perempuan, yang kemudian dihalangi oleh suaminya hingga berujung pada penganiayaan terhadap sang suami.

Ketegangan berlanjut saat pria tersebut kembali ke lokasi dan melakukan perusakan menggunakan tabung gas melon. Tidak hanya itu, sejumlah rekan pelaku diduga turut mendatangi lokasi untuk melakukan intimidasi serta perusakan lebih lanjut terhadap fasilitas warung.

Walaupun tindakan kekerasan dan perusakan tersebut dinilai cukup serius oleh publik, keputusan untuk berdamai tanpa melanjutkan proses ke ranah hukum telah resmi diambil. Langkah ini menuai beragam tanggapan; sebagian pihak menyayangkan karena dianggap tidak memberikan efek jera, sementara pihak lain melihat jalur kekeluargaan sebagai cara efektif untuk meredam konflik lebih luas di lingkungan tersebut.

thttps://tangerangjasa.id/wp-content/uploads/2025/11/TJ-S.jpeg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *