Uncategorized

Pemkot Tangerang Pacu Kolaborasi Ormas Lewat Pemanfaatan Fasilitas Kota

14
×

Pemkot Tangerang Pacu Kolaborasi Ormas Lewat Pemanfaatan Fasilitas Kota

Sebarkan artikel ini

TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang secara konsisten terus berupaya mempertebal kohesi sosial dan ketahanan komunitas di tingkat akar rumput. Dalam momentum taktis tersebut, Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, secara resmi mengajak seluruh organisasi kemasyarakatan (ormas) dan komunitas pemuda untuk aktif menghidupkan serta memanfaatkan ruang-ruang publik sebagai wadah intervensi kegiatan yang positif, kreatif, dan berdampak sosial rill bagi masyarakat luas.

Pernyataan hulu tersebut disampaikan oleh Wali Kota Sachrudin saat menghadiri perhelatan Milad ke-26 Badan Pengurus Kota (BPK) Oi Kota Tangerang yang diselenggarakan secara masif di kawasan Eco Park Neglasari.

Menurut Sachrudin, keberlanjutan dan muruah sebuah organisasi tidak boleh sekadar bersandar pada kesamaan hobi atau preferensi minat semata. Struktur organisasi yang tangguh dan dicintai publik adalah organisasi yang mampu mengonversi solidaritas internal menjadi gerakan kepedulian sosial yang inklusif di tengah dinamika perkotaan modern.

“Kemajuan sebuah kota tidak boleh hanya diukur secara parsial dari pertumbuhan fisik gedung-gedung tinggi dan pembenahan infrastruktur semata, melainkan harus linier dengan kuatnya ikatan sosial dan empati antarwarga. Komunitas seperti Oi memiliki peran determinan dalam pelembagaan nilai-nilai kesetiakawanan tersebut,” tegas H. Sachrudin, Minggu (31/5/2026).

Wali Kota juga menegaskan komitmen hulu-ke-hilir Pemkot Tangerang dalam menyediakan ekosistem pendukung berupa pemeliharaan fasilitas publik, community center, taman tematik, hingga Ruang Terbuka Hijau (RTH). Salah satunya adalah Eco Park Neglasari, yang sengaja dirancang bukan hanya sebagai ruang interaksi sosial, melainkan juga instrumen edukasi ekologi bagi publik.

Apresiasi tinggi turut diberikan oleh kepala daerah atas esensi rangkaian acara Milad BPK Oi ke-26. Organisasi tersebut dinilai sukses mengintegrasikan agenda silaturahmi dengan aksi nyata kemanusiaan, mulai dari pemberian santunan bagi warga prasejahtera, gerakan penanaman pohon untuk kelestarian lingkungan, hingga pelibatan serta pemberdayaan pelaku UMKM lokal guna menstimulus perputaran ekonomi domestik di sekitar lokasi acara.

Melalui pelembagaan sinergi antara pemerintah daerah dan komunitas kepemudaan yang integratif ini, Pemkot Tangerang optimistis dapat menciptakan tatanan kota cerdas yang humanis dan berkepribadian. Suksesnya kolaborasi sosial di Eco Park Neglasari ini diharapkan mampu memicu efek domino yang positif bagi ormas-ormas lain di Kota Tangerang untuk terus berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan.

thttps://tangerangjasa.id/wp-content/uploads/2025/11/TJ-S.jpeg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *