Agama

Lentera Peradaban dari Cilongok, Masjid Kasepuhan Tangerang Raya Diresmikan di Tengah Ribuan Jamaah

13
×

Lentera Peradaban dari Cilongok, Masjid Kasepuhan Tangerang Raya Diresmikan di Tengah Ribuan Jamaah

Sebarkan artikel ini
Suasana khidmat peresmian Masjid Kasepuhan Tangerang Raya Al-Istiqlaliyyah Cilongok oleh Bupati Tangerang Maesyal Rasyid dan Gubernur Banten di hadapan ribuan jamaah dan Raja-Raja Nusantara pada malam Jumat Januari 2026.
Peresmian Masjid Kasepuhan Tangerang Raya Al-Istiqlaliyyah 2026.
Tangerangjasa News – Langit malam di kawasan Cilongok, Kecamatan Pasar Kemis, bergetar oleh lantunan selawat dan zikir saat ribuan jamaah memadati Komplek Al-Istiqlaliyyah pada Kamis malam (15/1/2026). Momentum sakral ini menandai dua peristiwa besar: peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW sekaligus peresmian Masjid Kasepuhan Tangerang Raya Al-Istiqlaliyyah, sebuah bangunan megah yang kini menjadi simbol persatuan umat dan pelestarian adat di Tanah Banten.
Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh Gubernur Banten, Bupati Tangerang, hingga para Paduka Yang Mulia Raja dan Sultan Nusantara yang tergabung dalam Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN).
Mercusuar Akhlak dan Persatuan
Dalam suasana yang sarat nilai religius, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meresmikan masjid tersebut sebagai pusat pembinaan umat. Baginya, masjid ini memiliki kedudukan strategis sebagai mercusuar peradaban yang harus diisi dengan kegiatan-kegiatan positif dan dakwah yang menyejukkan.
“Masjid ini bukan sekadar bangunan fisik yang megah, melainkan rumah suci tempat sujud, pusat persaudaraan, serta mercusuar nilai-nilai keimanan dan peradaban. Dari masjid inilah diharapkan lahir doa-doa yang menguatkan dan langkah-langkah kebaikan bagi masyarakat,” ujar Bupati Maesyal Rasyid dalam sambutannya di atas podium utama Komplek Al-Istiqlaliyyah, Cilongok.
Maesyal juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kesucian masjid dengan menjadikannya pusat harmoni sosial. “Mari kita makmurkan masjid ini bersama-sama. Semoga dari tempat ini tumbuh masyarakat yang berakhlak mulia, rukun, dan Kabupaten Tangerang senantiasa diberkahi Allah SWT,” tambahnya dengan penuh harapan.
Pin Kehormatan dari Raja-Raja Nusantara
Ada yang istimewa dalam peresmian kali ini. Pemerintah Kabupaten Tangerang mendapatkan apresiasi tertinggi dari Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN). Sebagai simbol penghormatan atas komitmennya menjaga kelestarian budaya dan adat istiadat, Bupati Maesyal Rasyid menerima penganugerahan Pin Kehormatan MAKN.
Penganugerahan ini disaksikan langsung oleh pimpinan Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah, Abuya Tohawi Romli (Abah Entoh), yang memberikan restu atas kolaborasi antara pemerintah, ulama, dan pemangku adat dalam membangun daerah yang religius sekaligus menghargai akar sejarah.
Sinergi Forkopimda dan Tokoh Agama
Gubernur Banten yang hadir dalam kesempatan tersebut juga memberikan apresiasi serupa. Dalam pandangannya, sinergi antara ulama seperti Abah Entoh dengan pemerintah daerah adalah kunci stabilitas sosial di Banten.
“Kehadiran ribuan jamaah malam ini adalah bukti dahaga spiritual masyarakat kita. Masjid Kasepuhan Tangerang Raya harus menjadi oase yang mendinginkan suasana, tempat di mana perbedaan luruh dalam sujud yang sama,” ungkap Gubernur Banten di lokasi yang sama.
Acara yang berakhir menjelang tengah malam ini turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Tangerang, para alim ulama, tokoh masyarakat, serta santri dari berbagai penjuru Tangerang Raya. Masjid Kasepuhan Tangerang Raya kini berdiri kokoh, siap menjadi saksi sejarah baru bagi kemajuan umat di Kabupaten Tangerang.(Acep Sunandar)
thttps://tangerangjasa.id/wp-content/uploads/2025/11/TJ-S.jpeg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *