TANGERANGJASA NEWS – Merayakan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mempertegas visinya dalam mentransformasi sektor pendidikan melalui semangat “Kolaborasi Semesta”. Bertempat di SMP Negeri 1 Kota Tangerang pada Sabtu (2/6/2026), peringatan tahun ini membawa pesan kuat mengenai pentingnya sinergi kolektif untuk mewujudkan mutu pendidikan yang merata dan inklusif.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, dalam arahannya menekankan bahwa tanggung jawab pendidikan merupakan amanah yang tidak bisa dipikul oleh pemerintah sendirian. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat, terutama orang tua, untuk beralih dari paradigma “menitipkan anak” menjadi keterlibatan aktif dalam mengawal tumbuh kembang serta potensi buah hati mereka.
Dalam kesempatan tersebut, Sachrudin juga menyoroti keberhasilan program 3G (Gampang Sekolah) sebagai instrumen kunci dalam menghapus sekat kasta antar-sekolah. Ia menegaskan bahwa di Kota Tangerang saat ini, kualitas sekolah negeri maupun swasta telah distandarisasi sehingga tidak ada lagi perbedaan antara sekolah favorit dan non-favorit. Dengan komitmen ini, hambatan ekonomi tidak boleh lagi menjadi penghalang bagi warga untuk mengakses pendidikan dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi.

Menanggapi dinamika era digital, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar, menyatakan bahwa penguatan karakter adalah benteng utama siswa dalam menghadapi pengaruh teknologi dan media sosial. Selain memastikan keamanan dan kenyamanan lingkungan sekolah, ia memberikan peringatan keras terhadap praktik pungutan liar. Sekolah yang telah berkomitmen dalam program “Sekolah Gratis” wajib memberikan layanan paripurna tanpa beban biaya tambahan kepada orang tua siswa.
Melalui integrasi kebijakan yang berkeadilan dan pelibatan aktif orang tua, Kota Tangerang optimis dapat mencetak generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara karakter di tengah tantangan zaman modern.











