TANGERANGJASA.ID-Nama mendiang Jahseh Dwayne Ricardo Onfroy, yang lebih dikenal secara profesional sebagai XXXTentacion, tetap menjadi fenomena yang tak terbendung dalam industri musik global. Meskipun telah berpulang sejak tahun 2018, karya-karyanya terus mencatatkan angka pemutaran (streaming) yang fantastis, menjadikannya salah satu figur paling berpengaruh dalam genre SoundCloud Rap dan Emo-Rap bagi generasi muda.
Lagu-lagu hits seperti “SAD!”, “Moonlight”, dan “Changes” secara konsisten menduduki posisi teratas dalam daftar putar digital di berbagai platform dunia. Keunikan gaya musiknya yang memadukan unsur hip-hop, R&B, hingga nuansa lo-fi serta lirik yang menyentuh isu kesehatan mental menjadi alasan utama mengapa basis penggemarnya tetap solid dan terus bertumbuh lintas generasi.
Kesuksesan anumerta ini juga terlihat dari rilisnya berbagai materi lagu yang belum sempat dirilis sebelumnya, yang sering kali langsung merajai tangga lagu Billboard segera setelah diluncurkan. Pengaruhnya tidak hanya berhenti pada angka penjualan, tetapi juga pada bagaimana ia mengubah lanskap musik modern dengan memopulerkan estetika vokal yang emosional dan produksi musik yang lebih mentah dan eksperimental.
Meskipun kepergiannya meninggalkan kekosongan bagi banyak penggemar, visi artistik XXXTentacion terus hidup melalui berbagai proyek dokumenter dan penghormatan dari musisi-musisi besar lainnya. Hingga saat ini, ia tetap dianggap sebagai ikon budaya pop yang berhasil mengubah rasa sakit dan kerentanan menjadi karya seni yang mendunia, memberikan dampak yang mendalam bagi perkembangan industri musik kontemporer.













