TANGERANGJASA NEWS– Transformasi lanskap ritel modern di Indonesia memasuki babak baru dengan hadirnya inovasi “Bioskop Alfamart” di gerai Ruko Agricola, Gading Serpong. Melalui kolaborasi strategis bersama Layar Digi Studio
minimarket yang identik dengan kebutuhan pokok kini menjelma menjadi pusat ekosistem hiburan mikro. Langkah ini sejalan dengan visi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam mendemokratisasi akses hiburan berkualitas sekaligus memperkuat konsep one-stop shopping yang humanis bagi masyarakat urban maupun pelosok.
Resmi beroperasi pada April 2026, bioskop mini berkapasitas 31 kursi ini menawarkan pengalaman sinematik yang menyerupai gedung pertunjukan besar namun dengan pendekatan yang lebih intim. Corporate Affairs Director Alfamart, Solihin, menegaskan bahwa inovasi ini lahir dari pengamatan atas keterbatasan akses hiburan di daerah pinggiran. Dengan tarif yang sangat kompetitif—Rp15.000 (weekday) dan Rp20.000 (weekend)—mikro sinema ini meruntuhkan hambatan ekonomi yang selama ini membuat bioskop konvensional terasa eksklusif bagi sebagian kalangan.
CEO Layar Digi, Victor Timothy, menambahkan bahwa target 50 titik di seluruh Indonesia sepanjang 2026 akan difokuskan pada daerah yang belum terjamah jaringan bioskop besar. “Kami membawa kesetaraan akses hiburan. Alfamart Ruko Agricola ini adalah showcase bagi calon investor untuk melihat bagaimana ruko standar dapat dioptimalisasi menjadi ruang budaya,” ungkapnya.
Keunikan Bioskop Alfamart terletak pada fleksibilitasnya. Pengunjung diperbolehkan membawa camilan yang dibeli langsung dari gerai Alfamart ke dalam studio, sebuah kebijakan yang secara signifikan mendongkrak penjualan retail produk makanan ringan. Meskipun desain kursi sofa floor-seating memberikan tantangan ergonomis bagi penonton dewasa bertubuh tinggi, atmosfer yang ditawarkan tetap menjadi daya tarik kuat bagi keluarga dan remaja yang mencari alternatif hiburan terjangkau.
Bagi masyarakat yang ingin merasakan sensasi menonton di mikro sinema ini, proses reservasi dirancang sangat sederhana dan terintegrasi dengan layanan digital Alfamart:
- Melalui Mesin Kiosk: Pengunjung dapat langsung mendatangi gerai Alfamart Ruko Agricola dan menggunakan mesin otomatis Kiosk yang tersedia di dalam area toko atau di depan pintu masuk studio lantai dua.
- Pilih Judul & Sesi: Pilih film yang sedang tayang (seperti Knight Kris atau The Dark House) serta jam tayang yang diinginkan. Mengingat lokasi ini buka 24 jam, tersedia hingga 6 sesi penayangan per hari.
- Pembayaran: Lakukan pembayaran tunai maupun non-tunai melalui kasir Alfamart atau metode digital yang tersedia di Kiosk.
- Cek Jadwal via Alfagift: Untuk memantau pembaruan judul film dan ketersediaan kursi secara real-time, pelanggan disarankan menggunakan aplikasi Alfagift atau memantau akun Instagram resmi @layardigi.
Kehadiran mikro sinema di gerai minimarket bukan sekadar tren sesaat, melainkan strategi adaptif dalam memaksimalkan fungsi ruang komersial. Jika model ini sukses di 50 titik target, maka wajah distribusi film di Indonesia diprediksi akan mengalami pergeseran signifikan menuju ekosistem yang lebih merakyat.













