Uncategorized

Pemkot Tangerang Luncurkan Program ‘Saba Riung Ramadan’ untuk Ketahanan Kesehatan Masyarakat

10
×

Pemkot Tangerang Luncurkan Program ‘Saba Riung Ramadan’ untuk Ketahanan Kesehatan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Petugas medis Dinas Kesehatan Kota Tangerang memberikan layanan pemeriksaan tekanan darah kepada warga di selasar masjid dalam rangkaian program Saba Riung Ramadan.
Manifestasi Pelayanan Humanis: Petugas Dinkes Kota Tangerang melayani konsultasi kesehatan gratis bagi jemaah masjid, Kamis (19/02/2026). Program ini mengintegrasikan ibadah Ramadan dengan pola hidup sehat melalui pemeriksaan kesehatan keliling.

TANGERANGJASA.ID-Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan jemput bola pelayanan publik dengan menghadirkan akses kesehatan gratis berbasis tempat ibadah selama Ramadan 1447 H. Melalui inovasi bertajuk program “Saba Riung Ramadan”, pemkot berupaya memastikan kondisi fisik masyarakat tetap prima dalam menjalankan ibadah puasa melalui pendekatan yang lebih dekat dan hangat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, menyatakan bahwa Ramadan harus menjadi momentum bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan tubuh. Program ini dirancang untuk memecah batasan aksesibilitas, memberikan ruang bagi warga yang memiliki keterbatasan waktu untuk melakukan skrining kesehatan rutin.
“Kami tidak ingin kesehatan menjadi kendala bagi warga dalam beribadah. Melalui Saba Riung Ramadan, pemeriksaan medis dasar kami bawa langsung ke halaman masjid. Ini adalah bentuk hadirnya negara dalam menjaga kesejahteraan warga secara holistik,” ujar dr. Dini, Kamis (19/02/2026).
Program ini menawarkan layanan komprehensif, mulai dari pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah sewaktu (GDS), kolesterol, hingga asam urat. Tak hanya sekadar pemeriksaan fisik, warga juga mendapatkan edukasi mengenai pola hidup bersih dan sehat (PHBS) serta sesi senam ringan yang dijadwalkan pada waktu-waktu produktif sebelum berbuka puasa.
“Warga juga dapat berkonsultasi langsung dengan dokter di lokasi dan mendapatkan obat-obatan dasar secara gratis jika ditemukan indikasi medis,” tambah dr. Dini.
Langkah strategis ini mencerminkan transformasi pelayanan publik yang tidak lagi bersifat kaku di puskesmas atau rumah sakit, melainkan menyatu dengan aktivitas sosial-keagamaan masyarakat. Dengan menyasar masjid-masjid di berbagai kecamatan, Pemkot Tangerang berharap dapat menciptakan ekosistem masyarakat yang religius sekaligus sadar kesehatan.

Inisiatif Saba Riung Ramadan di Kota Tangerang ini menjadi inspirasi nasional mengenai pentingnya integrasi layanan kesehatan ke dalam kearifan lokal dan aktivitas religi. Di tengah tantangan kesehatan global, model pelayanan “jemput bola” seperti ini membuktikan bahwa birokrasi yang efektif adalah birokrasi yang mampu menyentuh sisi paling humanis dari kebutuhan dasar masyarakatnya.(AL)
thttps://tangerangjasa.id/wp-content/uploads/2025/11/TJ-S.jpeg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *