TANGERANGJASA.ID- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang di bawah kepemimpinan Wali Kota Sachrudin dan Wakil Wali Kota Maryono mencatatkan rapor positif dalam penguatan sektor ketenagakerjaan nasional. Melalui inisiatif strategis program “Gampang Kerja”, Kota Tangerang berhasil menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menjadi 5,88 persen pada tahun 2025, melampaui capaian tahun sebelumnya yang berada di angka 5,92 persen.
Beranda
Uncategorized
Pemkot Tangerang Berhasil Turunkan Angka Pengangguran Terbuka Melalui Ekosistem Ketenagakerjaan Terpadu
Pemkot Tangerang Berhasil Turunkan Angka Pengangguran Terbuka Melalui Ekosistem Ketenagakerjaan Terpadu
admin2 min baca
Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang, Ujang Hendra Gunawan, menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari pembangunan ekosistem lapangan kerja yang inklusif. Tercatat sepanjang tahun 2025, sebanyak 2.034 pencari kerja berhasil diserap melalui rangkaian Job Fair, sementara 6.206 tenaga kerja lainnya tersalurkan melalui optimalisasi 116 Bursa Kerja Khusus (BKK) yang tersebar di wilayah Kota Tangerang.
Salah satu terobosan fundamental dalam program ini adalah skema On The Job Training (OJT) yang melibatkan 11 perusahaan ternama, di mana 430 talenta muda profesional telah mendapatkan akses pelatihan dan penempatan kerja langsung. Langkah ini dinilai efektif dalam menjembatani gap kompetensi antara lulusan pendidikan dengan kebutuhan riil industri, sekaligus memperkokoh ketahanan ekonomi daerah melalui penyerapan tenaga kerja yang masif dan berkualitas.
Keberhasilan model “Gampang Kerja” di Kota Tangerang memberikan sinyal optimisme bagi pemulihan sektor ketenagakerjaan di tingkat nasional. Pencapaian ini membuktikan bahwa sinergi antara kebijakan pemerintah daerah dengan sektor swasta mampu menciptakan solusi konkret bagi tantangan pengangguran urban. Indonesia kini menaruh harapan agar inovasi serupa dapat diadopsi secara luas guna mempercepat terwujudnya kemandirian ekonomi masyarakat di seluruh pelosok negeri.(RAHMAN)













