TANGERANGJASA.ID-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus memperluas upaya pelestarian lingkungan dengan memasang puluhan titik kantong lubang biopori. Kali ini, pemasangan difokuskan di sepanjang Ruang Terbuka Hijau (RTH) Jalan Benteng Betawi sebagai langkah strategis reduksi sampah organik dan peningkatan daya serap air tanah.
Kepala DLH Kota Tangerang, Wawan Fauzi, menjelaskan bahwa lubang biopori ini memiliki fungsi ganda. Selain menjadi tempat pengolahan sampah daun kering menjadi kompos alami, biopori berperan penting dalam meminimalkan genangan air saat curah hujan tinggi, terutama di kawasan padat lalu lintas seperti Jalan Benteng Betawi.
“Pemasangan kantong lubang biopori ini adalah bagian dari pemanfaatan lahan RTH agar lebih fungsional. Kami tidak hanya mengejar fungsi resapan air untuk antisipasi banjir, tetapi juga keberlanjutan lingkungan melalui produksi kompos organik alami yang hari ini sudah mulai kita panen hasilnya,” ujar Wawan, Rabu (8/4/2026).
Kegiatan ini dikelola langsung oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengolahan Sampah Wilayah Timur. Ke depan, Pemkot Tangerang berencana mereplikasi model pemasangan biopori ini di kawasan hijau lainnya. Wawan berharap langkah pemerintah ini dapat memotivasi masyarakat untuk berpartisipasi aktif menjaga lingkungan, mulai dari skala pemukiman masing-masing dengan cara yang sederhana namun berdampak besar.













