Uncategorized

Keiriz Kitchen Jadi Episentrum Kuliner Populer di Kota Tangerang

20
×

Keiriz Kitchen Jadi Episentrum Kuliner Populer di Kota Tangerang

Sebarkan artikel ini

TANGERANG – Dinamika industri kuliner skala mikro di Kota Tangerang terus menunjukkan geliat yang progresif. Salah satu unit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang sukses melakukan penetrasi pasar adalah Keiriz Kitchen. Berlokasi di Komplek Korpri Blok AE 24, Kelurahan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari, usaha kuliner berbasis homemade ini berhasil memikat pencinta jajanan pedas dan gurih melalui strategi diversifikasi produk yang adaptif dengan harga penetrasi pasar yang sangat terjangkau, mulai dari Rp5.000.

Langkah taktis yang dijalankan oleh sektor hulu ekonomi kreatif ini membuktikan bahwa inovasi rasa dan konsistensi kualitas produk mandiri mampu menjadi motor penggerak stabilitas omzet harian.

Pemilik Keiriz Kitchen, Nurul Istiani, menjelaskan bahwa bisnisnya telah dirintis sejak sebelum masa pandemi COVID-19. Keberlanjutan usaha ini ditopang oleh kejelian dalam menangkap tren kuliner yang sedang populer di masyarakat, yang kemudian dikembangkan secara mandiri melalui dapur produksi rumahan. Portofolio menu yang ditawarkan kini sangat variatif, mulai dari otak-otak, seblak, mie tek-tek nyemek, kwetiau, hingga pangsit dan dimsum. Beberapa menu unggulan (best seller) yang diminati pasar antara lain pangsit ayam kuah keju creamy chili oil serta cireng kuah keju.

“Nama Keiriz Kitchen ini diambil dari nama anak saya. Komitmen utama kami adalah menjaga keaslian dan higienitas produk, di mana seluruh komponen menu mulai dari cireng, kulit dan isian pangsit, dimsum, hingga racikan chili oil diproduksi sendiri (homemade) secara reguler tanpa bahan pengawet massal,” ungkap Nurul Istiani, Minggu (31/5/2026).

Efektivitas produksi Keiriz Kitchen tercermin dari kapasitas serapan bahan baku yang mampu menghabiskan hingga 12 kilogram ayam filet per hari saat memesuki fase puncak pemesanan. Dari manajemen operasional yang dibuka setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 21.00 WIB tersebut, estimasi omzet penjualan bruto yang diraih mampu menembus angka Rp1 juta hingga Rp1,5 juta per hari.

Menatap proyeksi bisnis ke depan, manajemen Keiriz Kitchen tengah membidik rencana investasi hilir berupa perluasan area makan di tempat (dine-in) untuk meningkatkan indeks kenyamanan operasional bagi para pelanggan langsung.

Guna memperluas pangsa pasar dan mempermudah aksesibilitas konsumen, Keiriz Kitchen juga telah terintegrasi ke dalam ekosistem digital melalui layanan pesan antar komersial seperti GoFood, GrabFood, dan ShopeeFood, serta kanal komunikasi WhatsApp Business di nomor 0895-3853-25908. Langkah pelembagaan niaga elektronik ini diharapkan dapat mempercepat perputaran modal usaha sekaligus menginspirasi pelaku UMKM lokal lainnya di Kota Tangerang untuk terus bertumbuh secara berkelanjutan.

thttps://tangerangjasa.id/wp-content/uploads/2025/11/TJ-S.jpeg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *