Uncategorized

Pemkot Tangerang Matangkan Rencana Crossing Drainase Akses Bandara Soetta

21
×

Pemkot Tangerang Matangkan Rencana Crossing Drainase Akses Bandara Soetta

Sebarkan artikel ini

TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bergerak taktis mengamankan koridor transportasi vital nasional dengan memperkuat kelaikan infrastruktur pengendali banjir di akses kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta). Sebagai langkah hulu, Pemkot Tangerang telah menerjunkan tim survei teknis terpadu guna meninjau secara langsung rencana lokasi pembangunan crossing (sodetan) drainase yang dinilai krusial untuk memitigasi risiko genangan air.

Langkah preventif ini diorientasikan untuk menjaga stabilitas mobilitas logistik dan penumpang di gerbang utama internasional Indonesia, terutama saat menghadapi tantangan anomali cuaca dan curah hujan tinggi.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang, Yeti Rohaeti, menuturkan bahwa peninjauan lapangan tersebut difokuskan pada area strategis di sisi selatan Jalan Tol Sedyatmo. Tim teknis melakukan pemetaan komprehensif terhadap kapasitas drainase eksisting, arah debit aliran air, serta titik-titik sumbatan yang kerap memicu eskalasi volume air ke badan jalan. Survei ini menjadi basis data (data-driven) penting dalam merumuskan pemodelan hidrologi yang tepat sasaran.

“Peninjauan lapangan ini merupakan tindak lanjut dari hasil rapat koordinasi lintas sektor untuk segera merealisasikan pembangunan crossing drainase. Kami mengkaji seluruh variabel teknis di lapangan agar penyusunan rencana aksi penanganan banjir di akses Bandara Soekarno-Hatta ini dapat berjalan secara terpadu, terukur, dan memiliki ketahanan jangka panjang,” jelas Yeti Rohaeti, Minggu (31/5/2026).

Yeti menambahkan, cetak biru penanganan banjir ini tidak hanya bertumpu pada intervensi fisik pemda, melainkan melibatkan pembagian tugas, kewenangan, dan kolaborasi anggaran bersama kementerian teknis serta otoritas pengelola jalan tol terkait.

Pemkot Tangerang menargetkan pengerjaan fisik sodetan drainase ini dapat direalisasikan dalam waktu dekat setelah tahapan sinkronisasi desain teknis (Detail Engineering Design) selesai dirumuskan. Melalui pelembagaan sistem sirkulasi air yang terintegrasi ini, pemerintah optimistis dapat mereduksi potensi kerugian ekonomi akibat kemacetan dan hambatan operasional di kawasan penyangga bandara.

Dengan eksekusi infrastruktur yang taktis dan berkepastian hukum ini, Pemkot Tangerang berkomitmen mendukung kelancaran fasilitas publik skala makro. Keberhasilan proyek mitigasi ini diharapkan mampu meningkatkan indeks kenyamanan transportasi publik, sekaligus memperkokoh daya saing infrastruktur perkotaan yang tangguh bencana secara berkelanjutan.

thttps://tangerangjasa.id/wp-content/uploads/2025/11/TJ-S.jpeg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *