Agama

Safari Ramadhan 1447 H Jadi Momentum Sinergi Strategis Pemprov Banten dan Pemkab Tangerang

14
×

Safari Ramadhan 1447 H Jadi Momentum Sinergi Strategis Pemprov Banten dan Pemkab Tangerang

Sebarkan artikel ini
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid dan Wagub Banten Dimyati Natakusuma beramah-tamah dengan warga di Masjid Raya Baitul Mukhtar.
Sinergi Umat: Kebersamaan Bupati Tangerang dan Wagub Banten dalam Safari Ramadhan 1447 H sebagai upaya memperkuat ukhuwah islamiyah dan memastikan distribusi bantuan tepat sasaran bagi masyarakat Pagedangan.
TANGERANGJASA NEWS – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Raya Baitul Mukhtar, Kecamatan Pagedangan, saat Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kabupaten Tangerang menyatu dalam agenda Safari Ramadhan 1447 Hijriah, pada Rabu (4/3/26). Pertemuan ini bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan manifestasi dari soliditas birokrasi dan kedekatan emosional antara pemimpin dan akar rumput.
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, yang mendampingi Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusuma, menegaskan bahwa kekuatan daerah terletak pada ukhuwah yang terjaga tanpa sekat antara ulama, umaro, dan masyarakat.
Bupati Maesyal Rasyid dalam sambutannya mengapresiasi kehadiran rombongan Provinsi Banten sebagai bentuk perhatian nyata terhadap dinamika sosial di Kabupaten Tangerang. Menurutnya, duduk bersama dalam satu saf salat tarawih merupakan simbol persatuan yang kokoh.
“Di bulan suci ini, kita meleburkan ego sektoral. Pemerintah Provinsi, Kabupaten, Forkopimda, hingga marbot dan guru ngaji duduk sejajar. Inilah energi besar Banten dan Kabupaten Tangerang: kebersamaan yang menjadi mesin penggerak pembangunan,” ujar Maesyal Rasyid dengan nada humanis.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap peran tokoh agama, Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusuma menyerahkan bantuan stimulan secara simbolis kepada pengurus masjid, pondok pesantren, guru ngaji, hingga marbot. Dimyati menekankan bahwa Safari Ramadhan adalah kanal untuk memastikan program pembangunan berjalan inklusif, adil, merata, dan bersih dari praktik korupsi.
“Ramadan adalah momentum memperbaiki diri dan berbagi. Kami hadir untuk mendengar langsung detak jantung aspirasi masyarakat, memastikan bahwa kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya secara konkret,” tegas Dimyati.
Kegiatan ini memicu gelombang respon positif dari warga Pagedangan. Kehadiran tokoh-tokoh kunci di masjid lingkungan memberikan rasa aman dan dihargai bagi masyarakat lokal.
“Melihat Bapak Bupati dan Bapak Wagub hadir di masjid kami bukan hanya untuk bicara, tapi juga berdialog dan membantu langsung para guru ngaji, membuat kami merasa pemerintah benar-benar ada di tengah-tengah warga. Ini menambah kesejukan ibadah kami di bulan suci,” ungkap salah satu jamaah Masjid Baitul Mukhtar. Sentimen ini memperkuat profil Kabupaten Tangerang sebagai wilayah yang kondusif dan harmonis dalam keberagaman.

Safari Ramadhan 1447 H di Pagedangan ini menjadi catatan penting dalam perjalanan kepemimpinan di Banten. Bahwa di balik kemajuan teknokratis, nilai-nilai spiritualitas dan silaturahmi tetap menjadi kompas utama dalam menyejahterakan umat. Persatuan ini adalah modal berharga menuju Banten yang lebih maju dan berintegritas.(M Nur)
thttps://tangerangjasa.id/wp-content/uploads/2025/11/TJ-S.jpeg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *