Agama

Strategi Pemkot Tangerang Merawat Marwah Pesantren melalui Program Akselerasi Santri Sehat

12
×

Strategi Pemkot Tangerang Merawat Marwah Pesantren melalui Program Akselerasi Santri Sehat

Sebarkan artikel ini
Petugas Dinas Kesehatan Kota Tangerang memberikan penyuluhan kesehatan kepada santri remaja di sebuah pondok pesantren di Karawaci
Sinergi edukatif petugas Dinkes Kota Tangerang bersama santri dalam simulasi Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai persiapan menyambut bulan suci Ramadan yang produktif.
Tangerangjasa.id-Di tengah diskursus nasional mengenai penguatan sumber daya manusia berbasis komunitas agama, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengambil langkah konkret melalui program Pesantren Sehat. Inisiatif ini bukan sekadar agenda birokrasi, melainkan sebuah Manifesto Kemanusiaan yang menempatkan santri sebagai subjek vital dalam pembangunan kesehatan nasional.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, menegaskan bahwa urgensi program ini terletak pada sinkronisasi antara tradisi spiritual pesantren dengan standar medis modern. Melalui instrumen Survei Mawas Diri (SMD) dan pembinaan Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren), Pemkot Tangerang berupaya menciptakan ekosistem pendidikan yang tidak hanya “alim” secara intelektual, tetapi juga “tangguh” secara fisik.
Langkah ini selaras dengan visi kementerian dalam mewujudkan kemandirian kesehatan masyarakat. Dengan menyasar kelompok remaja di pondok pesantren, seperti yang dilaksanakan di Malika Islamic Boarding School Karawaci, Pemkot Tangerang sedang membangun fondasi bagi generasi masa depan yang mengadopsi higienitas sebagai bagian dari etika hidup sehari-hari.
Keberhasilan program Pesantren Sehat di Kota Tangerang ini mengirimkan pesan kuat kepada publik: bahwa kedaulatan kesehatan harus dimulai dari institusi pendidikan berbasis komunitas yang paling akar rumput. Di saat mata dunia tertuju pada ketahanan pascapandemi, langkah Pemkot Tangerang menjadi rujukan nasional bagaimana negara hadir secara humanis untuk menjaga denyut nadi aktivitas keagamaan tetap selaras dengan standar keselamatan global.(YUSRIZAL)
thttps://tangerangjasa.id/wp-content/uploads/2025/11/TJ-S.jpeg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *