TANGERANGJASA.ID- – Sebuah insiden adu mulut yang melibatkan oknum mengaku petugas dengan pemilik Warung Madura terjadi di Jalan Raya Kodam, Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Ahad (3/5/2026) sore. Ketegangan tersebut diduga kuat dipicu oleh perbedaan persepsi atau keberatan terkait potongan biaya administrasi pada transaksi menggunakan QRIS.
Berdasarkan rekaman video yang beredar di masyarakat, terlihat seorang pria mengenakan helm putih terlibat perdebatan sengit dengan pasangan pemilik warung. Situasi yang awalnya hanya berupa diskusi teknis pembayaran dilaporkan memanas hingga memicu keributan terbuka di depan kios. Lokasi kejadian yang berada di dekat kawasan Kompleks Perumahan Angkatan Darat tersebut sempat menarik perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas.
Hingga laporan ini disusun, identitas pria berhelm putih yang mengaku sebagai petugas tersebut belum dapat dipastikan. Selain itu, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian setempat maupun otoritas terkait mengenai tindak lanjut atau penyelesaian dari perselisihan tersebut.
Peristiwa ini menjadi refleksi pentingnya sosialisasi mengenai struktur biaya transaksi digital bagi pelaku usaha mikro serta perlunya regulasi yang transparan guna mencegah kesalahpahaman antara penyedia jasa, pedagang, dan konsumen di lapangan.













